Sabtu, 05 Februari 2011

Waktu

Ia berlalu dan tak akan pernah kembali. Jangan sia siakan dia, kita takkan pernah menemui saat ini lagi di masa depan. Yang ada hanya kenangan di masa lalu, dan kita tidak perlu untuk menoleh pada masa lalu dan bertanya mengapa?.
Tataplah kedepan, sesekali bolehlah kita melihat pada spion untuk sekedar memetik pelajaran dari apa yang telah berlalu. Namun tetap harus fokus dalam mengemudikan jalan kehidupan agar selamat sampai tujuan.
Kita semua tentu menginginkan sukses dalam hidup. Namun deskripsi sukses tiap individu itu berbeda, yang tak dapat di pungkiri adalah kita menginginkan kebahagiaan. Maka jadikanlah bahagia sebagai salah satu tujuan hidup.




Posted from WordPress for Android

Sabtu, 25 Desember 2010

Petualang ACI, Macem-macem rupa-rupa


Petualang ACI, demikian sebutan yang di sematkan pada 66 orang Indonesia yang telah di pilah dari lebih 59ribu orang yang antusias untuk mengikuti program 'Aku Cinta Indonesia' alias ACI yang di selenggarakan oleh detik.com
Mau tahu? Seperti apa sih ke 66 petualang ACI ini? Berikut adalah gambaran dari 66 petualang ACI yang diringkas dalam satu tulisan oleh kang dadang (Dadang Lesmana), salah seorang Petualang ACI. Silahkan disimak.

Kalau ada sekelompok oranga yang terdiri dari anak-anak muda gokil, jail, gratil, aneh, sok imut, urakan, tapi juga plus pinter, kreatif, berwawasan dan selalu berpikir positif, itu pastilah Petualang ACI. 66 orang petualang yang lahir dari sebuah hajatan besar detikcom, Aku Cinta Indonesia. Komunitasnya sih biasa-biasa aja, maksudnya ngga ada anak pejabat tingginya gitu loh. Tapi justru eksis karena berasal dari segala kalangan dan dari seluruh penjuru tanah air. Petualang ACI menjadi begitu bhineka dengan segala kekhasan serta keberagaman cara berpikir dan bertingkah laku. Namun perbedaan yang ada tidaklah menjadi persoalan bagi mereka. “berbeda bukan berarti tak sama” kata mereka. “ibarat pelangi, warna berbeda justru saling melengkapi, memiliki peran yang sama ”.Keberagaman yang rupa-rupa memang.
Sebut saja misalnya Petualang ACI yang dewasa (Agus), yang masih anak-anak (Juput), yang setengah dewasa (Endro), yang setengah anak-anak (Zulvi), yang gimbal (Bhaga), yang pasangannya (Kawanda), yang orang ketiga (Akbar), yang liar (Yudi), yang cunihin (Ewink), yang gila naek gunung (Dede), yang gila gadget (Gilang), yang gila
iPad (Heri), yang gila futsal (Ipul), yang gila beneran (Daenk), yang disorientasi (Egir), yang korban (Darto), yang gigih (Gesang), yang gaya tapi banyak disensor (Prama), yang pengamen (Achin), yang pelukis jalanan (Dadang), yang penyair (Harley), yang saudagar (Amad), yang polos (Ayos), yang lebih bernyali (Endi), yang
diem-diem tomboy juga (Mahe), yang OKB (Better), yang berbobot (Wahid), yang seniman
campur sari (Simbah), yang sok alim (Hadi), yang ngaku-ngaku dayak (Nico Borneo), yang korban bencana (Nico Wijaya), yang pegawai negri (Tata), yang indescribable (Prabu), yang freelance (Calvin), yang kelamaan di aceh (Citra), yang pengen punya agen travel (Topik), yang wartawan tapi gak pernah jalan-jalan (Amir), yang sok seleb (Yuga), yang rajin belajar (Masnur). eh, ada lho Petualang ACI yang udah ikut pemilu enam kali,namanya Mbak Tuti.
Petualang ACI yang cewek juga manis-manis, lucu-lucu, apalagi kalo gelap. Mereka juga ngga kalah beragam, mulai dari yang lagi hamil (Rini), yang lagi puber (Terryna), yang lagi banyak duit (Ucy), yang lagi galau (Ida), yang maskulin (Titis),yang sok imut (Utine), yang pendiem (Sendi), yang -ngerasa- mirip Nadine (Tuteh), yang beruntung (Hanin), yang kurang beruntung (Halida), yang aneh
(Nurul), yang jarang muncul (Deewardani), yang gak pernah muncul (Anti), yang rajin
menabung (Aci), yang pelupa (Riri), yang TKW (Susan), yang oriental (Diana), yang pengen banget ke jakarta (Jeine), yang ndeso (Alya), yang penulis
(Rinda), yang penulis juga (Nonadita), yang anak pesantren (Putri), yang sok eropa timur (Inka), yang suka mandi hujan (Atre), yang mau jadi agen wisata
(Bella), yang pengen jadi guru (Desi).
Hmm.. memang beragam ternyata. Tapi bukan berarti ngga kompak, malah mereka kompak banget. Satu dateng semua dateng, satu jalan-jalan semua jalan-jalan, satu makan semua makan, satu pulang semua pulang. Sportif pula. Kalo ditanya, ‘ ini coklat siapa..?’ langsung pada ngaku. Kekompakan itu mereka tunjukkan dengan selalu
melakukan segala sesuatu bersama-sama. Bagi mereka, mengangkat meja berempat akan
terasa lebih ringan daripada mengangkat filing-cabinet
sendirian.
Banyak cara bagi mereka untuk terus membina kekompakan. Ada yang dengan membentuk
boyband gaya new-kids-on-the-block (Bhaga, Yudi, Ewink, Dede, Endi, Dadang), yang setelah beberapa kali latihan vokal ternyata lebih mirip dengan Masnait Group. Ada pula yang dengan membentuk kelompok belajar online (Egir, Gilang, Amad, Daenk, Zulvi, Mahe, Mbak Tuti, Titis, Hanin, Atre, Tuteh). Nama mereka selalu meramaikan
thread-thread di milis ACI dengan pembahasan-pembahasan yang tak pernah final. Bahkan dengan campur tangan Dosen terbang dari Gorontalo sekalipun.Kelompok lain melakukan kegiatan mulia menolong sesama di daerah bencana (Bhaga, Kawanda, Ucy, Diana, Riri), yang menganggap bahwa kegiatan mereka juga merupakan salah
satu bentuk menjaga kekompakan. *yang ini gue gak berani pelesetin, kemanusiaan cuy..*
Beberapa yang lain secara perorangan juga turut andil dalam mempererat persaudaraan. Seperti contohnya Prama yang dengan gayanya secara rutin mengumpulkan
temen-temen hanya untuk menceritakan kisahnya di perjalanan. Bahkan sampai ada
beberapa Petualang ACI yang hafal betul cerita itu karena telah mendengarnya berulang kali. Lain lagi dengan Harley, yang dengan puisi-puisinya mampu
menggugah rasa cinta seseorang.. eh, maksudnya rasa cinta terhadap Indonesia.
Perjalanan Petualang Aku Cinta Indonesia ke tempat-tempat tujuan wisata memang sudah berlalu. Namun kisah-kisah, catatan-catatan dan ingatan-ingatan tentang perjalanan itu masih melekat dan terus menjadi bahan perbincangan setiap kali
Petualang ACI berkumpul. Tak akan cukup sepuluh buku tebal untuk menampung cerita
mereka. Seakan tak pernah puas, Petualang ACI selalu menyempatkan datang ke suatu
tempat untuk kumpul, berbagi cerita, makan, minum, ngomongin orang, mengatur
rencana trip selanjutnya, dan pulang..
Memang, sejak awal belum pernah semua Petualang ACI berkumpul secara lengkap.
Karena hampir dapat dipastikan, petualang asal Jayapura (untuk tidak menyebut Daenk :p) tidak akan sanggup hadir. Kecuali jika acara kumpul-kumpul itu diadakan di Jayapura. Itupun hampir dapat dipastikan cuma dia yang hadir. Berbeda dengan Agus yang walaupun tinggal di Gorontalo, tapi memiliki daya jelajah yang tinggi. Maklum,
meskipun dia seorang dosen, cita-cita sebenarnya adalah menjadi pramugari. Bahkan dia lebih hafal seluk-beluk FX ketimbang anak-anak Jakarta.
Walau sulit, keinginan berkumpul kembali secara lengkap adalah obsesi Petualang ACI. Sehingga bisa bertemu dan mengenal lebih dekat satu sama lainnya, serta
tidak ada lagi terdengar kata-kata, “yang pake kaos merah itu siapa sih?” atau “ooo.. ini toh yang namanya (sebutlah) mawar.. ” atau “yang namanya
si A yang mana?” atau bahkan “lu partner gue ya waktu itu?”. Sangat disayangkan
bukan? Menyebut nama-nama Petualang ACI tentu saja tak lepas dari kesuksesan sebuah tim; Indri, Iie, Suhaeng, Ninuk, Ajeng, Izar, dkk. *maaf buat yang ngga kesebut, bukan ngga cinta, tapi ngga kesebut.. :)* yang dengan kerja kerasnya, telah
membentuk 66 orang berperilaku menyimpang menjadi lebih menyimpang. Maksudnya, menjadi lebih berkembang, tidak hanya sekedar hobby travelling tetapi juga mampu
mengoptimalkan segala aspek dari sebuah perjalanan. Salut deh buat tim detik..! ?

-dadang-
tetap sunda, tetap tersenyum,
tetap berbuat baik
Gimana? sudah dapat gambaran seperti apa mereka? profil lengkap mereka, dan cerita perjalanan mereka ada di aci.detik.com
Eh, By The Way kamu juga bisa lho jadi Petualang ACI seperti mereka. Karna tahun 2011 program ACI detik.com bakal di gelar lagi lho.

Minggu, 19 Desember 2010

Rumah dan Surga

Selain sandang dan pangan, papan adalah merupakan kebutuhan utama manusia. Papan dalam kata kiasan disini diartikan sebagai tempat tinggal. Tempat tinggal selalu identik dengan rumah. Bagi saya, rumah bukanlah sekedar sebuah bangunan dimana kita dan keluarga kita tinggal. Tapi lebih dari itu, rumah adalah surga bagi kita, seperti yang disabdakan Rasulullah SAW "Rumahku adalah Surgaku". Rumah sebagai surga, hanya akan terwujud jika semua yang ada di mana kita tinggal saling mendukung, saling mengerti dan memahami, serta saling memberi manfaat. Jika surga tersebut sudah terwujud kemudian, lingkugan dimana kita tinggalpun (seharusnya) menjadi rumah kita. Sehingga apa yang kita lakukan, bukan hanya untuk pribadi kita semata, tapi juga untuk lingkungan dimana kita tinggal. Jika demikian keadaannya, pasti akan terciptas surga yang lebih luas. Baiklah, itu adalah sedikit gambaran tentang rumah. Dan sekarang saya ingin sedikit menggambarkan tentang rumahku. Rumahku bukanlah sebuah istana yang megah, tapi hanya sebuah bangunan sederhana yang berdiri jauh dari gemerlapnya kota. Hanya susunan bata merah yang setiap sore selalu ramai oleh anak-anak yang memakai baju muslim, mereka datang untuk belajar mengaji dengan bapakku. Rumahku tidak selalu memberikan apa yang aku inginkan namun selalu ada solusi untuk segala sesuatu yang aku butuhkan.
Rumahku adalah surgaku, dan aroma surga itu sangat pekat teras ketika lebaran idul fitri tiba. Ketika aku dan semua anggota keluarga berkumpul, dan kami mempunyai banyak tamu yang sebagian besar memakai baju muslim. Saat itulah semua terasa surga, dan aku bisa juga menikmati surga yang lebih luas karna kesibukan kami pada hari itu adalah menikmati surga, yakni saling megunjungi dan memberi ma'af.




Posted from WordPress for Android

Kamis, 11 November 2010

Setiap Kita Adalah Pahlawan


10 November, di Indonesia diperingati secara Nasional sebagai hari pahlawan. Pahlawan selalu di identikkan dengan para leluhur yang telah berjuang sehingga darahnya harus mengalir dari tubuhnya, jiwanya terpisah dari raganya demi memperebutkan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Jika kita memandang lebih luas lagi makna pahlawan, sebenarnya kita dapat memaknainya dari berbagai sudut. Tapi nampaknya hal tersebut belumlah memasyarakat ataupun membudaya di Indonesia. Pahlawan (Nasional), di Indonesia saat ini seperti sebuah pencapaian yang ditandai dengan sebuah gelar yang di sematkan pada seseorang. Ironisnya pemberian gelar itu sampai sampai menjadi persengketaan (Soeharto sebagai Pahlawan Nasional). Mungkin ini karena adanya penyempitan makna, Pahlawan menjadi Pahlawan Nasional.
Mungkin kita masih ingat dan akan selalu ingat dengan kalimat ini "Pahlawan Tanpa Tanda Jasa", sebuah gelar bagi seorang guru. Karena ia turut serta mencerdaskan para pemuda yang metupakan masa depan negeri ini.
Jika kita mau membuka mata kita dan memandang kearah yang lebih luas untuk memak ai pahlawan, sebenarnya setap individu adalh pahlawan. Seorang guru, karena jasanya memberikan pendidikan kepada murid muridnya disebut sebagai pahlawan. Seorang ayah berusaha menghidupi istrk dan anaknya juga adalah pahlawan bagi keluarganya. Lebih dari itu, semua dari kita adalah pahlawan. Saya memaknai pahlawan adalah, manusia yang terus berusaha memperbaiki dirinya dan terus meningkatkan kualitas hidupnya dengan tetap memperhatiman hak hak orang lain. Sehingga keberadaanya tidak menjadi beban bagi orang lain, bahkan memberi manfaat kepada sesamanya dan kepergiannya selalu dirindukan untuk kembali. Kita semua adalah pahlawan, Selamat hari pahlawan :-)


Nursaleh [The Always Happy Blogger]


sumber gambar: http://mardasemangatlomba.blogspot.com




Posted from WordPress for Android

Senin, 08 November 2010

Mari Nge-Blog, Mari Berbagi, Mari Berbahagia

Beberapa tahun silam, anda, saya, mereka, dan beberapa orang yang kini telah sukses melalui satu media bernama internet, mungkin hanyalah orang-orang biasa. Atau mungkin orang-orang luar biasa dengan semangat yang luar biasa, dengan pemikiran-pemikiran luar biasa namun tidak terdengar kecuali hanya dilingkungannya yang terbatas. Atu bahkan seorang yang dapat mengubah dunia menjadi lebih baik dengan tangannya, namun seolah tidak dapat berbuat apa-apa karena berada di suatu tempat yang terisolasi dari manapun.
Maka bersyukurlah kita yang hidup di suatau zaman, dimana Teknologi Informasi tengah menjadi suatu kebutuhan yang dapat dinikmati dimanapun berada. Sehingga Pemikiran sekecil apapun yang di bagikan melalui facebook, menjadi sesuatu yang luar biasa. Tulisan sepanjang 140 karakter yang dikicaukan melalui Twitter pun tidak luput dari jutaan pasang mata.
Tapi apakah anda menyadari, bahwa pemikiran positif anda yang anda bagikan lewat status anda di facebook ataupun kicauan anda di twitter mungkin dapat memotifasi banyak orang dan bahkan bisa merubah hidup seseorang menjadi lebih baik?. Dan mungkin saja suatu saat dapat memotivasi diri anda sendiri.
Tapi tahukah anda? Bahwa dengan seringnya kita meng update status di facebook dan berkicau di twitter, suatu hari nanti akan menyulitkan kita menemukan sesuatu yang luar biasa yang pernah kita tuliskan. Lalu bagaimana mengatasinya?
Sebanarnya ada satu media di internet yang lebih Powerful. Disini anda tidak hanya bisa berkicau, namun anda bisa memuntahkan semua pemikiran positif anda, anda bisa membagikan ide anda dengan lebih detail. Anda bisa menularkan Semangat anda, dan yang paling penting, anda bisa menjadi diri anda sendiri.
Lalu media apakah itu? Itu adalah ?Weblog? atau lebih popular dengan sebutan Blog. Blog bukan hanya sebuah akun di internet, tapi lebih dari itu. Blog adalah suatu media publikasi yang murah, mudah dan manfaat. Blog bisa dikatakan sebagai identitas. Karena Nge-Blog lebih dari sekedar menulis, saya sendiri mendefinisikan kegiatan Nge-Blog dengan "Nge-Blog adalah menulis dan berbagi".
Disadari ataupun tidak, manusia sesungguhnya bersifat keluh kesah. Kita akan MERASA TENANG setelah menceritakan permasalahan kita kepada keluarga tercinta atau sahabat. Kita akan merasa LEBIH BAHAGIA ketika kita bisa BERBAGI kebahagiaan dengan orang lain. Melalui blog, kita akan dapatkan semua itu. Dan apakah anda tahu? Bahwa Eksistensi seorang Blogger bukan hanya di Jagat Maya, Eksistensi Blogger mendapat pengakuan di penuh. Ini terbukti dengan adanya Hari Blogger Nasional yang di peringati setiap tanggal 27 Oktober. Dan Blogger juga wadah untuk berkumpul. Seiap Tahunnya Selalu diselenggarakan Pesta Blogger, yakni sebuah acara berskala Nasional, sebuaha ajang bertemunya para Blogger se Tanah Air.
Jadi Sudahkah anda Nge-Blog?
Jia belum, ayo segera bikin Blog, Mari kita Menulis, Mari kita Berbagi, dan Mari berbahagia :-) .
Buat para Blogger, Ayo pertahankan Eksistensimu dengan Tetep Nge-Blog, Tetep, Berbagi, dan Selalu Berbahagia :-)

Nursaleh [The always Happy Blogger]
http://masnur.net


Gambar: 4auntum.wordpress.com

Sabtu, 06 November 2010

November, Kembali dengan Dua Semangat



Oktober telah berlalu. Ternyata saya melaluinya dengan banyak hal yang luar biasa, dan semuanya outside of the home. Di mulai dengan saat saat mendebarkan setelah sebuah penantian panjang untuk menempuh sebuah perjalanan. Setelah beberapa waktu lalu dinobatkan sebagai salah satu dari 66 orang petualang Aku Cinta Indonesia detik.com yang berkesempatan untuk menikmati keindahan alam Indonesia dengan bermacam keragaman seni dan budaya, bermacam bahasa serta keramahtamahan bangsa Indonesia, dan kemudian mengabarkannya kepada Dunia melalui tulisan dan foto.
Banyak hal hal menarik yang aku dapatkan dalam pengalamanku menjelajah Jawa Tengah dan Kepulauan Karimun Jawa. Mulai dari ketinggalan pesawat ketika akan terbang ke Jakarta, muntah muntah diperjalanan, kedinginan di Dieng Plateau, Berkuda di Gedong Songo, bercumbu dengan hiu di Wisma Apung Karimun Jawa, dan masih banyak hal hal seru nan konyol lainnya.
Sepulang dari perjalanan yang luar biasa, saya kembali berkesempatan untuk menjalani hal luar biasa, menjadi seorang voluteer dan bergabung bersama sebuah team yang luar biasa dalam penyelenggaraan Pesta Blogger, sebuah ajang tahunan berkumpulnya para Netizen di Indonesia yang kini memasuki tahun ke-4 dengan mengangkat tema "Merayakan Keragaman".
Disana, selain bisa bergabung dengan panitia inti dengan Mbak Rara as a chairwoman dan dibantu oleh Shinta (bukan sodaranya jojo yah). Ada zipeng, Golda, Aca, Dimas, dan masih banyak lainnya, gak apal satu satu. Saya juga bertemu dengan teman teman baru yang juga volunteer, ada akhlis, riza, novi, agil, brahmantyo, rangga, fitri, aisha, yusako, myrma, hanum, dan masih banyak lagi.
Acaranya juga seru banget, setelah Acara seremonial dan makan siang ada saat mengunjungci pulau pulau indah dalam break out session. Ada 10 Pulau yang dijadikan nama kelas di brek out session yang masing masing ada 3 sesi di tiap kelas dan diisi oleh banyak sponsor dan komunitas dengan topik beragam, sehingga sekitar 1500 peserta Pesta Blogger+2010 dapat memilih sesi mana yang mereka sukai dan sesuai dengan minat serta ketertarikan nya masing masing. Mau tahu ada apa aja di Breakout Session ini? Nantikan Update selanjutnya.
Yup, setidaknya itulah dua semangat yang aku bawa pulang di akhir Oktober. Semangat Untuk Mencintai Indonesia, dan Semangat untuk tetap ngeblog. Sempurna, berharap November ini aku dapat menebarkan "virus" semangatku ke seluruh penjuru jagat maya, Semangat Aku Cinta Indonesia, Semangat Menulis, Semangat Ngeblog, Semangat positif, Semangat Semangat
Ayo Bakar Semangat mu Kawans.....

Senin, 01 November 2010

Kolaborasi Melodi Indah diatas Kopaja

Tak lama menunggu, sebuah Kopaja Jakarta menghampiri kami yang menunggu di Jl. H R Rasuna Said Jakarta. Satu persatu kami naik. Saya memilih pintu belakang dan mendapatkan kesempatan terakhir untuk naik bus. Meski naik dari pintu belakang, tapi aku kebagian tempat duduk paling depan.
Kopaja melaju dengan suara riuh mesin tua berpadu dengan teriakan kondektur bus yang terus berusaha menjaring calon penumpang. Teman teman yang duduk bergerombol asyik mengobrol, sementara aku yang duduk sendirian dihadapkan pada pamandangan Jakarta dengan bermacam status yang disandangnya dan paling terkenal dengan banjir dan mecetnya.
Seiring berpacunya waktu, kopaja terus melaju, berhenti, manaikkan/menurunkan penumpang dan kembali menggapai tujuan akhir, siklus itu terus berulang seperti mata rantai kehidupan. Tiba tiba ada suara gesekan dawai yang merasuk ke telingaku. dan seakan memanggilku. Iramanya terus mengalir dan "memaksa" aku untuk mencari sumber suara itu.
Aku menoleh dan mendapati seorang lelaki berambut gimbal tengah menggesek dawai biola yang ada diatas pundak kirinya, dengan tangan kanannya. Sal memejamkan mata, jemari tangan kirinya menari menari diatas fingerboard dengan khidmat nya. Seakan permainannya membawanya terbang.
Tidak hanya sang biolis yang terbang, akupin ikut hanyut dalam alunan melodi yang makin lama semakin menghentak. Sedang aku menikmati permainan tunggal, entah darimana datangnya permainan biola itu sudah berkaborazi dengan permainan gitar seorang musisi jalanan. Temponya meningkat, biola dan gitar berkolaborasi diatas kopaja Jakarta dan diantara hiruk pikuknya Kota. Sedang aku menikmatinya, bus yang kami tumpangi berhenti karena sudah mencapai tujuan akhir, yang kemudian disusul dengan berhentinya "Teater on The Bus" yang menampilkan duet antara permainan biola dan gitar.

Minggu, 31 Oktober 2010

Celebrating Diversity in Pesta Blogger 2010


Perhelatan akbar bertajuk Pesta Blogger ini pertama kali digelar pada 27 Oktober 2007, dan tanggal tersebut kemudian ditetapkan Hari Blogger Nasional. Sejak saat itu Pesta Blogger menjadi ajang tahunan berkumpulnya blogger tanah air. Dan di tiap penyelenggaraannya selalu mengusung tema yaog berbeda.
Dalam pelaksanaan Pesta Blogger pertama mengusung tema Suara Baru Indonesia. Pada tahun 2008 memgangkat Blogging fos Society. One Spirit One Nation menjadi tema pada pelaksanaan Pesta Blogger ke-3 pada 2009 silam.
Seiring berkembangnya teknologi, pengguna internet juga mengalami lonjakan luar biasa. Belum lama ini, situs berita okezone.com dalam rilisnya menyatakan pertumbuhan pengguna internet mencapai 600% per tahunnya. Angka yang mencengangkan ini, otomatis melahirkan beragam minat di jagat maya. Keberagaman ini yang kemudian dirayakan dalam Pesta Blogger+ 2010 yang digelar di Epicentrum Walk di kawasan Rasuna Epicentrum Jl. H R Rasuna Said kav. C22 Kuningan, Jakarta Selatan. Lho kok pake "+"?. Iya, karena memang Pesta Blogger+ 2010 memang tergolong beda dari acara acara sebelumnya. Sekitar 1500 orang yang hadir dalam ajang Kopdar Raya bertajuk Merayakan Keberagaman kali ini terdiri dari para Blogger yang tergabung dalam bermacam komunitas dan minat yang beragam, tweople, facebooker, serta netizens lainnya yang tergabung dalam bermacam media di Jagat Maya. Dan yang gak kalah menariknya adalah ketika aku berkesempatan untuk menjadi bagian dari pelaksamaan Pesta Blogger ini.

Rabu, 27 Oktober 2010

Ulurkan Tanganmu Saudaraku

Bencana banjir yang menghempas saudara kita di Wasior, Papua beberapa waktu lalu tentu belum hilang dari ingatan kita. Kini kita hati dan perasaan kita kembali terluka, saudara kita di Mentawai, Sumatera Selatan di terjang tsunami akibat gempa berkekuatan 7,2 SR pada hari senin (25/10) jam 21.40 WIB. Sampai tadi malam (26/10), Update terakhir dari PMI pada pukul 21.30 WIB, menyatakan sebanyak 112 orang meninggal dunia, 502 orang dan 9 kapal dinyatakan hilang, serta 2000 KK mengungsi dan 8 desa belum terpantau.
Alam kembali memanggil Nurani kita. Di tanah Jawa, sang merapi menyemburkan isi perutnya yang telah lama tertahan. Bencana itu telah menewaskan wartawan vivanews.com Yuniawan Nugroho yang berusaha untuk menyelamatkan Sang Kuncen Merapi Mbah Maridjan. Sedangkan Mbah Maridjan sendiri ditemukan wafat pagi ini jam 05.00 WIB. Bencana Merapi juga telah menewaskan Tutur Prijanto (Relawan PMI) dalam Operasi Tanggap Darurat bersama 322 relawan PMI lainnya.
Saudaraku, mereka butuh bantuan kita. Bantuan sekecil adapun sangat bermanfaat bagi Saudara kita di Mentawai, Merapi, dan Wasior.
Bantuan anda dapat disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI) melalui nomor rekening berikut:

1. Bank Mandiri KCP Jakarta
Krakatau Steel, No.Rekening
070-00-0011601-7, atas
nama Palang Merah Indonesia
2. Bank Rakyat Indonesia (BRI)
KC Jakarta Pancoran,
No.Rekening
0390-01-000030-3, atas
nama Palang Merah Indonesia
3. Bank Central Asia (BCA) KCU
Sudirman, No.Rekening
035.311223.3, atas nama Kantor
Pusat PMI (Perhimpunan PMI)
Donasi Menggunakan Mata Uang
Dollar Amerika (USD)
Bank Mandiri KCP Jakarta Wisma
Baja, No. Rekening:
070-00-0584905-9, Atas nama:
Palang Merah Indonesia.

Jika Donasi Menggunakan Mata Uang
Dollar Amerika (USD)
Bank Mandiri KCP Jakarta Wisma
Baja, No. Rekening:
070-00-0584905-9, Atas nama:
Palang Merah Indonesia.

atau melalui sms.
Donasi Melalui SMS *811#
Bersama untuk kemanusian di
era digital, mari berdonasi
melalui layanan sms. Untuk para
pengguna Telkomsel, silahkan
ketik *811#, pilih PMI (2), lalu
ikuti petunjuk selanjutnya.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi.
Humas PMI +62.21.7992325
E Mail : pmi@pmi.or.id
Website : http://www.pmi.or.id

Sabtu, 04 September 2010

Saluut, untuk Cintamu Pada Negeriku

Rosa…! Demikian kata yang sering diungkapkan oleh Mbah Marijan, seorang pawang gunung merapi yang kini “diadopsi” oleh PT SIDOMUNCUL untuk menjadi icon salah satu produk mereka, Kuku Bima Ener-G!.
Sidomuncul memang selalu, dan terus saja berinovasi dengan produknya, kuku bima ener-G !. Kuku bima ener-G ! ini adalah termasuk minuman suplemen pertama yang punya banyak varian rasa (salah satu yang paling saya suka adalah rasa Anggur).
Selain produk yang inovatif. PT SIDOMUNCUL Juga kreatif dalam hal pemasaran. Mereka banyak merekrut anak negeri yang berprestasi untuk menjadi icon bagi produk unggulan mereka (kuku bima Ener-G !) seperti Mbah Marijan sang “icon” Gunung Merapi, Chris John sang juara dunia tinju, Ade Ray sang Binaragawan, dan beberapa anak bangsa berprestasi lainnya. Strategi pemasaran tak lepas dari iklan.
Demikian juga Kuku Bima Ener-G !. Yang membuat saya saluut dan mengacungkan jempol untuk iklan mereka adalah, dalam iklannya PT SIDOMUNCUL tidak hanya menjual produk mereka (Kuku Bima Ener-G!). Tetapi mereka sebagai bagian dari bangsa Indonesia, dengan beraninya dan bangganya mengangkat budaya Indonesia dalam iklannya. Menurut saya ini adalah salah satu wujud rasa cinta sebuah brand lokal “MADE IN INDONESIA” kepada INDONESIA.
Setelah iklannya yang mengangkat tema budaya Indonesia, yakni menampilkan beragam seni dan budaya asli Indonesia, seperti Reog Ponorogo, dan lain lain nya (aku lupa apa aja yang ditampilin), belum lama ini PT SIDOMUNCUL melalui produk unggulannya Kuku Bima Ener-G ! kembali merilis iklan yang “cinta Indonesia” bertajuk kolam susu. Yah, bila dalam iklan “cinta Indonesia” yang sebelumnya mengangkat
tema seni budaya Indonesia, kali ini mereka menampilkan keindahan Alam Indonesia dengan di latar belakangi lagu kolam susu milik legendaris Koes Ploes. Saluut deh untuk Kuku Bima Ener-G ! Semoga langkah langkah mencintai Indonesia nya dapat di ikuti produsen produsen lain. Teruslah berkreasi dan berinovasi. Indonesia Bangga Memilikimu, buatlah seluruh bangsa ini Bangga terhadap Negeri mereka, Indonesia.

Rabu, 18 Agustus 2010

Aku, satu dari 500


Pagi-pagi sekali seusai sahur langsung membuka situs ACI nya detik.com di http://aci.detik.com/ ternyata belum ada perubahan apa-apa. Tampilannya masih seperti dulu, seperti ketika pertama kali aku menemui microsite ini di detik.com dengan Link bertuliskan “Daftar Keliling Indonesia Gratis” dan aku mengklik nya, kemudian membaca beberapa Spot wisata yang disajikan, membuka halaman “Tentang ACI” kemudian membacanya hingga memutuskan untuk mendaftar melalui ponsel Nokia 6120 classic ku. Saat itu pendaftaran tidak berjalan mulus ada kendala yang mengharuskan aku mendaftar kembali namun dengan E-mail yang berbeda, aku menggunukan E-mail Yahoo yang jarang aku buka, karena lebih banyak memanfaatkan fasilitas Chatting nya alias Yahoo Massenger (YM). Diakhir pendaftaran Disuguhi kalimat “sering-sering Kunjungi situs ini untuk melihat pengumuman berikutnya”. Tapi setiap kali aku mengunjungi microsite ini tampilannya tidak pernah berubah (sampai pandaftaran ditutup/pagi ini), yang berubah hanya nama-nama pendaftar terakhir dan Spot wisata yang ditampilkan di halaman utama.
Suatu ketika pada 11 Agustus 2010 silam seusai menikmati buka puasa bersama keluarga, dalam keadaan santai. Kok tiba-tiba pingin buka E-mail di Yahoo yah… daripada penasaran langsung aja ambil ponsel dan buka situs Yahoo Login dan melihat lihat kotak masuk yang kebanyakan dari Kapanlagi.com. Diantara sekian banyak e-mail kapanlagi.com terselip satu e-mail dari detik.com bersubjek “1000 Semifinalis Aku Cinta Indonesia” dan isinya Selamat! Anda lolos seleksi 1000 semifinalis program “Aku Cinta Indonesia”….
…Langsung saja aku mengikuti petunjuk yang diberikan melalui E-mail tersebut untuk mengikuti babak ini dan menyisihkan 500 orang semifinalis lainnya untuk dapat masuk ke babak final. Yakni penentuan pemenang sebanyak 33 Tim yang masing masing terdiri dari dua orang atau total ada 66 orang.

Di suatu malam yang dingin, di lembar ke-8 dibulan Ramadhan.
“Sahur…..sahur…..sahur…..” Suara yang terus berulang mencuat melalui pengeras suara di sebuah mushola yang letaknya tak jauh dari kediamanku membuat aku (harus) beranjak dari pembaringan. Seperti biasa kami sahur bersama setelah ibuku selesai memasak. Usai sahur maenan HaPe, kemudian kepikiran untuk membuka e-mail setelah melihat tampilan microsite nya deetik.com kok gak ada yang berubah. Sebagai semifinalis tentunya punya harapan untuk lolos dan memasuki babak final sebelum berharap jadi pemenang, hehe… Mungkin saja pengumuman finalis melalui http://aci.detik.com baru nanti siang, tapi kan mungkin juga akan ada pemberi tahuan lewat e-mail seperti pada babak sebelumnya. Benar saja setelah login ke Yahoo melalui ponselku, aku disuguhe E-mail dari detik.com dengan subject “Selamat 500 Finalis Aku Cinta Indonnesia”. Alhamdulillah aku masuk jadi finalis, tinggal satu langkah lagi untuk memasuki petualangan yang sesungguhnya. Harus berusaha keras nih biar lulus babak ini, teman-teman mohon do’a nya yah…. Terimakasih buat temen-teman, dan terimakasih buat detik.com yang udah beri kesempatan ini.

Kamis, 12 Agustus 2010

Otomatis menampilkan posting blog ke facebook dan twitter

Salam blogger, apa kabar sahabatku semua? Kali ini saya ingin berbagi dengan sahabat reader semua dan pengguna WordPress khususnya, tentang cara untuk menampilkan posting terbaru dari blog anda ke social media seperti facebook dan twitter secara otomatis. Socialite adalah plugin WordPress (saat ini saya pakai WordPress.org versi 2.9.2) yang dapat melakukan ini secara otomatis. Plugin ini juga support shortning URL alias menyingkat URL yang panjang menjadi lebih pendek, hal ini sangat bermanfaat bagi anda yang suka berkicau di twitter dg batasan hanya 140 karakter. Beberapa shortening URL yang menyokong plugin ini antara lain zz.gd(default), is.gd, ur.ly, bit.ly, serta tinyurl.com yang sudah tidak asing lagi.
Untuk menggunakan plugin ini, pertama anda harus mengistalnya terlebih dahulu, caranya:
1. Login ke account WordPress anda.
2. klik "Plugins" pada sidebar di sebelah kiri.
3. Klik "Add New"
4. Pada pilihan search ketikkan "Socialite" dan klik "search plugin"
5. Pada hasil pencarian klik "Install"
Setelah terinstall, aktifkan dan lakukan setting agar plugin ini dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.
Selamat mencoba sahabatku. Lalu jangan lupa untuk sharing pengalaman anda disini. Salam blogger, and sukses selalu :-)

Makhluk (yang) Lembut Itu Dapat Menghancurkan

http://masnur.net
Sesuatu menyentuh pipiku, sekali, dua kali, tiga kali, dan terus berulang, terasa dingin memaksaku untuk beranjak dari pembaringan. Argh… Langit sedang
menangis, air matanya mengucur begitu derasnya seperti hujan, tidak… Ini  tidak seperti hujan tapi ini memang hujan yang lebih terdengar seperti perang, hujan yang begitu deras dan halilintar yang terus menyambar  mengiringi hujan malam ini, di tambah lagi dengan listrik yang padam seakan menghantarkan aku pada suatu peperangan didalam hutan belantara lengkap dengan sang Raja yang siap
menerkam kapan saja. Aku harus melawan rasa kantuk yang masih hinggap dimataku, dan aku harus  mengatasi air yang telah mampu menembus atap dan masuk kedalam rumah. Aku heran, setiap kali hujan deras turun, air selalu saja mampu masuk ke kamarku melalui atap yang terlihat rapat, tidak ada lubang di sana, tapi tidak terjadi ketika intensitas hujan biasa saja.
Beberapa kali aku mencoba memanjat dinding mendekati sumber air untuk memperhatikan hal ini ketika air menembus atap. Tapi belum sampai pada kesimpulan hujan selalu saja reda, seperti mempermainkan aku. Mungkin kita harus belajar dari air yang mampu menembus ‘batas’ yang rapat. Air mampu melukai batu
yang keras. Air dapat menghancurkan karang yang tegar. Air juga dapat memporak porandakan kehidupan yang indah bersama dengan musnahnya makhluk-makhluk dalam kehidupan itu. Lalu apakah kita harus marah kepada air? Seharusnya kita bertanya pada diri kita sendiri, pantaskah kita marah? Bukankah kita sangat membutuhkan air?
Sebaiknya kita melihat pada diri sendiri, sebaiknya kita memperlakukan air dengan baik dan sopan. Bukankah dia makhluk yang lembut? Yang dapat memberikanmu kesegaran? Dia dapat menghilangkan dahagamu? Dan dia juga mampu membersihkan tubuhmu?. Maka berhematlah dalam menggunakan air,
hormati ia niscaya dia akan bersahabat dengan kita.

Selasa, 10 Agustus 2010

Sasando Rote (Indonesa Bangga Memilikimu)

Sasando Rote
Kemaren malem nonton audisi Indonesia’s Got Talent, sebuah ajang pencarian bakat bertaraf international yang ditayangkan oleh station tv Indosiar. Para peserta berlomba menampilkan talent mereka dihadapan 3 orang juri dan ratusan audiance, ada yang memukau, aneh-aneh , ampe gak penting (yang penting nongol di tipi) mungkin demikian motifnya, hehe…
“Indonesia Bangga Memilikimu” demikian yang sering dikatakan oleh juri ketika mendapati kontestan yang benar-benar bertalenta. Salah satu penampilan yang memukau dan membuat “Indonesia Bangga Memilikimu” adalah penampilan seorang pemuda asal Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur yang ‘memainkan’ sebuah lagu dengan alat musik bernama Sasando Rote.
Tiga orang juri dan para audiance sangat menikmati permainannya, termasuk saya yang ikut terkesima melalui layar kaca. Usai memainkan lagu tersebut, lantas salah satu juri ‘menantang’ pemuda ini untuk lagu dari mancanegara yang dikenal secara international.
“Bonjovi” pemuda itu tanpa banyak basa basi kemudian mendekati ‘partnernya’ dan segera saja memainkan lagu yang dimaksud. Lagi, para audiance dan juri pun hanyut kembali dalam alunan petikan sasando rote. Tanpa banyak komentar salah satu juri mengatakan “dari kita”,.. “Yess…!!!” demikian kompaknya para juri memberi keputusan untuk meloloskan pemuda ini ke babak selanjutnya. Sedikit info, untuk melewati babak ini seorang kontestan harus mendapatkan minimal 2(dua) ‘Yes’ dari juri.
Sasando Rote Indonesia Bangga Memilikimu.
‘Rote’ yang dipakai disini adalah nama daerah asal dari alat musik ini (yuk kita jaga, jangan sampai di klaim oleh bangsa lain). Adalah sebuah Pulau(kepulan) yang terletak di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sedang ‘Sasando’ sendiri berasal dari kata Sasandu (dari Bahasa Rote) yang artinya alat yang bergetar atau berbunyi.
Sasando Rote sendiri terbuat dari tabung panjang(biasanya dari bambu) yang bagian tengahnya tersusun ganjalan-ganjalan melingkar dari atas ke bawah yang bila diperhatikan menyerupai anak-anak tangga. Ganjalan-ganjalan ini adalah tempat bertumpunya senar(dawai ) yang merentang di sepanjang tabung guna menghasilkan nada berbeda pata setiap petikan dawainya.
Kemudian tabung ini di tempatkan dalam wadah ‘resonansi sasando’ yaitu terbuat dari daun lontar yang dibuat seperti kipas yang membentuk setengah lingkaran, sehingga bentuk sasando rote mirip bawang (menurut saya). Sasando Rote, Aku Bangga Memilikimu, Indonesia Bangga memilikimu, bagaimana dengan anda? Apakah Anda Bangga memilikinya?

Sumber Gambar: suaranada.wordpress.com

Minggu, 01 Agustus 2010

Ajari Aku Cinta

Wahai sang pemuja cinta, yang selalu mengatasnamakan cinta.
Wahai dewa cinta, yang selalu berbicara seperti pujangga.
Wahai sang pencinta, yang selalu mencinta.
Tolong dengar tanyaku tentang cinta...
Kepadaku, deskripsikanlah cinta yang konon penuh arti...
Ceritakan padaku bagai mana merasakan cinta...
Apakah cinta itu buta? Seperti yang sering aku dengar?
Tolong jelaskan padaku yang tak mengerti...
yang aku tahu, cinta adalah sebuah kata tak terdefinisi.
Terlalu sering aku mendengar kata cinta, di tivi, di radio, di jalanan,di sebuah lagu yang dinyanyikan, dimanapun, tapi tetap saja aku tak mengerti...
Sering aku melihat huruf huruf yang terangkai membentuk kata cinta juga ada dimana mana, di koran, di majalah, di secarik kertas tak bertuan yang terhempas angin, di dinding-dinding bagian belakan gedung pencakar langit, di meja belajar dalam ruang kelas, ditempat sampah, di spanduk yang terpampang dijalanan,... Dimanapun...
Wahai sang pemuja cinta, beritahu aku tentang cinta...
Wahai dewa cinta, ceritakanlah cinta itu padaku...
Wahai sang pencinta, ajari aku mencinta...
Wahai cinta, hadirlah padaku, agar aku tahu tentang mu.