Tampilkan postingan dengan label Catatanku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Catatanku. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 November 2012

Surat Untuk Jodohku

Untukmu, Perempuanku,,,,
Wherever You are.

Aku berharap dirimu selalu sehat dan tak kurang sesuatupun. Aku yakin dirimu disana masih menantiku. Teruslah kau menanti hingga aku datang menjemputmu untuk kita jalani hidup bersama.

Rinduku, kini telah menuntun hatiku untuk mencarimu. Anganku selalu mencoba untuk melukiskan raut wajahmu yang berhias seulas senyum, namun semua sirna bersama gelapnya malam.

Ingin aku memanggil sebuah nama, nama yang telah dituliskan dalam sebuah kitab bernama Lauhul Mahfudz. Namun saat ini aku belum mengenal nama itu, namamu, perempuanku, jodohku.

Kalau boleh tahu, kamu sekarang ada dimana?. Aku mencarimu kemana-mana. Tapi aku belum jua menemui dirimu. Apa mungkin kamu adalah seseorang yang sudah aku kenali? Namun Allah belum megabarkannya kepada kita, jika kita berjodoh? Ya , kita. Aku dan kamu, hatiku dan hatimu.

Aku ingin menemuimu di saat yang tepat, saat kau telah siap untuk menjalani hidup bersamaku. Karna dalam pencarianku, aku juga tangah mempersiapkan banyak hal untukmu, untukku, untuk kita.

Perempuanku, do’akan aku, do’akan aku agar aku dapati jalan untuk menemukanmu. Do’akan aku agar aku dapat malihat wajahmu, mengenalmu, mencintaimu, dan meraih hatimu. Aku ingin pertemuan kita kelak, menjadi sebuah kenangan yang indah. Kenangan yang tak terlupakan, dan aku ingin mengabadikannya dalam kata kita, bersamamu. Aku dan kamu menuliskan kisah kita, agar seluruh dunia tahu.

Akulah lelaki yang kelak menjadi imammu, membimbingmu, dan menuntunmu agar kita dapat menjalani kehidupan kita dengan indah. Sayang, keindahan itu pasti akan tercipta jika kita bisa saling mengerti, saling memahami, dan saling berbagi. Semua itu pasti bisa kita raih, karna dirimu menggenggam erat separuh jiwaku, sebagaimana aku memeluk hatimu.

Perempuanku, sementara aku mencarimu. Belajarlah banyak hal, belajarlah tentang cinta dan kasih sayang, belajarlah untuk mengerti dan memahami, belajarlah untuk memberi dan berbagi, karna kelak jika kamu sudah hidup bersamaku, kamu harus melakukan banyak hal, sayang. Kamu akan menjadi pelengkap bagi jiwaku, kamu adalah ibu dari anak-anakku, anak-anak yang lahir dari rahimmu, anak kita sayang.

Aku tidak mengharapkan dirimu menjadi seseorang yang sempurna, karna aku sadar, tak ada seorangpun yang sempurna di dunia ini. Kesempurnaan itu adalah ketika kita, aku dan kamu, dapat saling melengkapi, saat aku lemah aku ingin kau menjadi penguat bagiku. Saat aku jatuh terpuruk, aku ingin kau menjadi penyemangat bagiku, dan ketika aku bahagia, aku ingin kau selalu ada disampingku. Karna bahagiaku adalah bersamamu.

Berjanjilah sayang, berjanjilah kita akan selalu bersama. Walau kita berbeda, kita masih tetap bisa bersama seperti pelangi kan? Yang dapat menjadikan perbedaan itu indah. Kita bisa kan menjadi seperti senjanya hari yang indah dan teduh, menyejukkan. Tapi aku yakin, senja kita akan lebih indah daripada senjanya hari.

Perempuanku, yang kini tengah mengharapkan kedatanganku, sebagaimana aku berharap untuk berjumpa denganmu. Yakinlah aku pasti akan menemuimu pada waktu yang tepat.

 

                                                           Salam penuh Cinta

 

                                                               Aku, Lelakimu.


Rabu, 03 Oktober 2012

Kebebasan Itu,


Lakukanlah apapun sesuka hatimu, asalkan tidak mengganggu dan mengusik ketentraman pihak lain, serta tidak merugikan pihak lain, Lakukanlah apapun sesuka hatimu selama engkau mau dan mampu mempertanggungjawabkan perbuatanmu, baik terhadap makhluk maupun dihadapan TUHAN Semesta Alam.

Sabtu, 15 September 2012

Saatnya beralih pada perangkat baru

Dunia fotografi ternyata asik juga dilakoni sebagai hobi, bahkan sudah banyak orang yang bisa punya penghasilan hanya dari fotografi. Tapi untuk saya belum sampai kesitu (mudah-mudahan suatu saat nanti :-) ).
Yang pasti banyak hal yang bisa kita lakukan dengan kamera. Kita bisa mengabadikan moment-moment indah dalam hidup, menyimpan panorama alam yang begitu indah, mengabadikan sunset dikala senja, dan masih banyak hal yang dapat kita alakukan dengan kamera.
Jika selama ini saya bergelut dengan kamera ponsel (yang nyatanya cukup apik juga untuk megabadikan view-view yang indah dari berbagai penjuru negeri) ini contohnya, , tapi lama kelaman kok ya pingin juga ya untuk Upgrade kamera, hehehe...
Setelah melalui pergulatan hebat yang berkemelut dalam jiwa (halah...), maka saya memutuskan untuk memiliki sebuah kamera digital, yang kemampuannya sedikit lebih baik ketimbvang ponsel. Dan mulailah saya berkelana alias Googling untuk cari kamera saku yang pas buat saya, kalau DSLR kayaknya belum pas (budget nya) hehehe. Dan ternyata ada lagi satu jenis kamera yang punya kemampuan mendekati DSLR dan juga gak terlalu ribet dalam penggunaannya, namanya kamera PROSUMER yang punya definisi seperti dituliska di SentraDigital.com sebagai berikut:
Istilah "prosumer" merupakan gabungan PROfesional dan conSUMER. Bila sebuah camera disebut sebagai model prosumer biasanya ditandai kemampuan point and shoot tapi memiliki fitur lebih canggih dibanding pocket camera antara lain seperti dimilikinya kemampuan pemakaian secara manual untuk pengaturan exposure, ISO, tersedianya format RAW image capture. Prosumer camera ditargetkan untuk konsumen yang antusias pada fotografi.

Sepertinya kamera Prosumer ini cocok buat saya, maka mulailah saya mencari- cari kamera prosumer yang pas buat saya. Setelah mencari-cari, mencocok-cocokkan dan membanding-bandingkan, maka pilihan dijatuhkan pada,,,,,, jeng jeng jeng...

Kamera Pilihan

Fujifilm Finepix S2980. Bagaimana-bagaimananya kamera ini, nanti saya ulas karena kameranya juga baru dipesan. belum diterima (saya belinya online).
Semoga dengan perangkat baru ini nanti akan memberikan pengalaman baru dalam jeprat-jepret :-). Kalo kamera pilihan kamu apa sobats?

Jumat, 25 Mei 2012

Kini, Mereka Sedang Tumbuh

[caption id="attachment_524" align="aligncenter" width="600" caption="Biji-bijian yang mulai tumbuh"][/caption]

Rasa berat menyergapku yang tengah berusaha untuk bangun pagi ini, tapi untunglah saya masih bisa melawan rasa nyaman yang terus bersamaku. Aku beranjak dari tempat tidurku, meski terlambat, tapi untung saja mentari masih enggan menampakkan diri. Sehingga aku masih bisa melaksanakan Sholat shubuh.
Pagi. Pagi adalah waktu terindah dalam hidup. Untuk melakukan segala aktifitas dimulai dari pagi.
Sebelum memulai pekerjaan rutin, saya punya segudang aktifitas di pagi hari. Mulai dari jogging, baca buku, mengaji, berres-beres rumah (soalnya sendiri aja), nonton tv, dengerin radio, memasak (meski rasanya biasa aja :D), dan lain-lain, dan lain-lain.
Nah Semenjak saya pindah rumah =baca:kontrakan (Kan kontraktor, hehehe,,, :D) beberapa pekan lalu saya punya kegiatan baru nih di pagi hari. Jadi ketika pertama kali datang ke rumah baru ini, saya melihat halaman yang lumayan luas dan kosong. Maka terbesitlah niat mulia untuk memanfaatkannya. Beberapa hari setelah pindah dan selesai berbenah, saya langsung melaksanakan niat suci untuk memanfaatkan halaman yang menganggur, yakni untuk Berkebun :-).
Lihatlah, biji-bijian yang ku semai beberapa hari lalu sudah mulai tumbuh. Ini merupakan kegiatan yang sangat menyenangkan, selain sehat juga menghibur. Ada perasaan gembira ketika menyaksikan tanaman-tanaman kita tumbuh dan terus berkembang. Mungkin ini juga yang dirasakan oleh para petani, dan kamu tidak akan tahu bagaimana rasanya karna kamu tidak merasakannya :).
Mau tahu rasanya? Nah sepertinya sahabat harus mencoba untuk berkebun. Tidak perlu lahan yang luas kok, kalau cuma buat hiburan, dikonsumsi sendiri, dan mengisi waktu luang mah. Di halaman rumah juga cukup. Seperti apa yang saya lakukan saat ini.
Sahabat bisa menanam aneka sayuran di halaman rumah, jika tidak memungkinkan di pot atau di polybag juga oke.
Saya saat ini menanam bermacam tanaman di halaman rumah. Tidak lama lagi, halaman rumah ini akan tampak hijau. Ada Cabai, Tomat, Sawi, dan Jagung Manis. :-) Nanti kalau sudah panen saya Update lagi ya :)

Kamis, 24 Mei 2012

Ibu Pertiwi Jangan Berduka, Kami Masih Ada



Kami generasi Indonesia
Cinta Agama, Bangsa dan Negara
Siapkan diri menuju Cipta Indonesia Raya
Berkat Rahmat Allah Maha Kuasa
Pahlawanku berkorban jiwa
Teguh yakin ikhlas dan Rela
Indonesia merdeka...

Kami generasi Indonesia
Cinta Agama, Bangsa dan Negara
Siapkan diri menuju Cipta Indonesia Raya
Berkat Rahmat Allah Maha Kuasa
Pahlawanku berkorban jiwa
Teguh yakin ikhlas dan Rela
Indonesia merdeka...

...

Indonesia bagai bagian Surga
Nikmat karunia tiada hingga
Amanat Tuhan yang Maha Esa
Anugerah bagi Bangsa

Bumi Indonesia bagai bagian Surga (bagian surga)
Nikmat karunia tiada hingga
Amanat Tuhan yang Maha Esa

Aku 'kan menjaganya...
Tanahnya, Airnya,
Lautnya, Iklimnya,
Hutannya, Rakyatnya,
Ragam Budayanya,
Indonesia...
Aku Cinta...

Kami Putra Putri Indonesia
Ikrar setia Abdikan diri
Jiwa ragaku Bagimu Negeri
Ibu Pertiwi

Kami Putra Putri Indonesia
Ikrar setia Abdikan diri
Jiwa ragaku Bagimu Negeri
Ibu Pertiwi

Ibu Pertiwi, Jangan Kau Berduka
Kami Masih Ada...

Ibu Pertiwi, Jangan Kau Berduka
Kami Masih Ada...


============
Written by: Haydar Yahya|Song by: Sulis
Sumber Gambar: postersiregar.posterous.com


Ini adalah lyric Lagu Generasi Indonesia. Lagu ini khusus ditulis oleh Ustadz Haydar Yahya untuk peringatan Hari Kemerdekaan Republk Indonesia Tahun 2011 lalu.
Lagu ini dilantunkan dengan penuh khidmad oleh Sulis (Pelantun Sholawat dalam Album Cinta Rasul) pada perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-66 bertajuk "Melunasi Janji Kemerdekaan" di kampusnya Sulis, Universitas Paramadina.
Kalimat-kalimat yang tertuang dalam lirk lagunya ditambah lagi dengan pembawaan yang penuh dengan penjiwaan, membuat siapapun yang di dalam hatinya tersimpan rasa cinta pada nusantara ini pasti merinding.
Buat sahabat semua yang memang cinta pada negeeri ini, mesti, kudu, harus, dan (di)wajib(kan) :) untuk membaca ulang Lirik lagunya dan mengamalkan apa-apa yang tertuang disana.
Oh, iya mau tahu gimana lagu ini dibawakan dengan penuh penjiwaan oleh Sulis? boleh, langsung aja tengok liat dibawah.

Senin, 14 Mei 2012

Museum Batik Memupuk Rasa Cintaku Pada Indonesia

Museum Batik Pekalongan

Kami berkesempatan menyambangi museum batik di Pekalongan yang memang di kenal sebagai kota batik. Di museum ini kami berkasempatan untuk mengenal aneka batik yang ternyata tidak hanya dari Jawa Tengah, tapi juga dari seluruh penjuru Nusantara.



Kami juga berkesempatan menilik Koleksi Batik Tokoh Nasional yakni Ibu Widaningsri Soesilo Soedarman yang selalu mengenakan Batik setiap kali menghadiri tugas-tugas resmi kenegaraan di dalam maupun di luar negeri. Batik batik yang pernah di kenakan beliau dalam peristiwa peristiwa penting Nasional dan Internasional ini disumbangkan ke Museum Batik Pekalongan pada 15 Mei 2010.




Dari museum batik ini juga saya jadi tahu, ternyata pembuatan batik (tulis maupun cap) itu harus melalui beberapa tahapan yang terus berulang sehingga menghasilkan batik yang indah.


Batik memang benar-benar salah satu kekayaan Indonesia yang harus kita jaga dan kita lestarikan. Untuk manjaga koleksi batik di museum ini agar tidak rusak dan ruangan agar tidak apek di setiap ruang pamer diberi pengharum ruangan alami dan tanpa bahan kimia, yakni berupa daun pandan yang dirajang dan bunga mawar serta melati yang di letakkan di atas piring kecil.


Bunga dan Pandan Sebagai Pengharum Ruangan Pamer

Saya bener-benar terpesona dengan batik-batik koleksi museum ini. Semuanya sungguh luar biasa. Usai malihat semua keindahan batik di Museum Batik ini, kami langsung menuju Pasar Batik Sentono untuk berbelanja batik. Disana kami membeli batik dengan aneka pilihan yang disajikan mulai dari harga Rp. 25.000,-. Saya sempat bingung memilih, karena semua batik disini bagus bagus.

Belanja Batik di Pasar Grosir Sentono

=====
Photos by: Muh Heri Suryono (diambil saat perjalanan program Aku Cinta Indonesia detik.com)

Rabu, 09 Mei 2012

Janjiku Yang Baru


Sejak dulu kupanggil panggil namaMu
sampai kini ku akan s’lalu menyeru
kuberjanji dalam hidup dan matiku
tuk bersamaMu setia di jalanMu

Reff
PerjuanganMu pengorbananMu
derita hidupMu
demi keselamatan ummatMu selalu

Baru ku sesali kini
jauh ku dari janji suci yang dulu
ingin kukembali dan aku berjanji
janjiku yang baru tak kan kuingkari
Kasih sayangMu cinta tulusMu
karunia rahmatMu beri isyaratMu
untukku bertemu
ooouuuu
Debar hatiku tarikan nafasku
gelora jiwaku merindumu
yaa Rasul....

==========

vocal: sulis|Album: Cinta Rasul Pop|lagu/penata musik: anwar fauzi|
lirik: haydar yahya
Source: www.cintarasul.co.id


Lagu ini enak banget untuk didenger, saya saja sampai berkali-kali memutar lagu ini. Instrumentalianya mengena banget, dan menyanyikannyapun penuh dengan penjiwaan, Perfect.

Lagu ini tentang apa?
Janjiku yang Baru. Dipelajari dari liryc nya, adalah tentang umat yang lalai pada masa lalunya tentang mengingat kepada Rasulullah. Dan kini dari belajar tentang sejarah beliau, mengingat dan mengenang perjuangannya, maka timbullah rasa cinta yang mendalam terhadap Rasulullah yaitu cinta yang utama setelan mencintai sang Khaliq, ALLAH SWT.
...Janjiku yang baru tak kan ku ingkari...
...Adalah tentang kerinduan seorang umat yang sangat mendalam terhadap Rsulullah, ingin bertemu pada Rasulullah, sehingga ia berjanji akan berusaha mengikuti cara hidup Rasulullah sebagai cerminan rasa cintanya pada Rasulullah.
Memang terlalu berat bagi kita manusia biasa untuk mengikuti cara hidup Rasulullah. Tapi setidaknya, kita berusaha untuk mengikuti ajaran Rasulullah. Salah satunya adalah dengan membaguskan budi pekerti kita, membaguskan Akhlaq kita, Sebagaimana Sabda Rasulullah yang artinya "Sesungguhnya Aku diutus adalah untuk menyempurnakan Akhlaq".
Wallahua'lam.

*)Mohon di koreksi jika ada kesalahan hamba.

Minggu, 29 April 2012

Buanglah Sampah Pada Kemana?

Enggak, saya enggak salah ketik judul, dan andapun tidak salah Baca "Buanglah Sampah Pada Kemana?". memang sih Text yang lazim adalah "Buanglah Sampah Pada Tempatnya", Terus kalau tempat sampahnya tidak ada mau buang kemana?. Seperti yang ada di gambar dibawah ini? Jangan deh, jangan ditiru yah.

[caption id="attachment_362" align="aligncenter" width="600" caption="Jangan Ditiru...!"][/caption]

Jadi begini lho, ceritanya (boleh kan saya cerita :-) ). Sabtu malam kemarin (28/04) saya terdampar di alun-alun serang, setelam parkir, kemudian keliling-keliling berjalan kaki. Singkat cerita Saya dan teman nongkrong di tengah alun-alun sambil ngobrol santai dan ngemil.
Kegiatan ngemil pasti menghasilkan sesuatu yang disebut sampah. Kita tau kan masalah sampah, tentu tidak enak dipandang jika berserakan, apalagi sampah basah yang sudah mulai membusuk,,,, hmmmm,,,,, selain tak sedap dipandang, pasti akan menghasilkan aroma yang tak sedap pula buat indera penciuman kita. Nah, maka dari itu kita mesti buang sampah pada tempatnya agar tidak menggangu, (Kita...? elo aja kali, gue enggak *ala Ruben) *) KITA, bicara tentang kita memang ligkupnya terlalu luas. Jadi sebelum bicara tentang kita haruslah memulai dari diri sendiri.
Baiklah saudara-saudara, kita kembali ke pembahasan mengenai sampah yang saya hasilkan dari ngemil. Mungkin saya belum bisa bicara kita, maka saya memulainya dari diri sendiri. Sampah-sampah yang saya hasilkan saya kunpulkan di satu tempat sehingga tidak berserakan dan mengganggu pemandangan. Ketika akan pulang, saya bawa sampahnya untuk dibuang di tempat sampah yang ada disekitar alun-alun. Namun apa mau dikata? Saya tidak menemui satu tempat sampah yang memang disediakan disekitar alaun-alun. Jadi mesti Buang Sampah pada Kemana Nih kalau begini? "Ibu Ratu" Ayo dong, disiapin tempat sampah atuh di pusat kota,,,, kan malu-maluin udah nenteng-nenteng sampah, eh gak nemu tempat sampah. :-)

Perhatian…!
Postingan ini telah terkontaminasi dengan Curhatan, bila mengakibatkan tawa jangan salahkan siapa-siapa.
sumber gamnbar: romantix.wordpress.com

Kamis, 19 April 2012

Air Terjun Pengantin



Bagi anda penggemar film, mungkin sudah tidak asing lagi dengan film fenomenal Air Terjun Pengantin yang dibintangi artis cantik Tamara Blezynsky. Mungkin sang sutradara terinspirasi dari Air Terjun yang ada di Desa Bucu Kecamatan Kembang Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Untuk sampai disana kita harus melalui jalanan diatas tebing yang berkelok. Di satu sisi kita hanya melihat "pagar" batu walau tidak di sepanjang jalan. Namun di sisi lain kita juga tetap bisa menikmati pemandangan alam hijau nan elok, penyusuran kami di sebuah tanah lapang dengan luas sekitar 400 meter persegi, disana kami memarkirkan kendaraan. Disana terdapat pemandangan berupa Air Terjun yang melukiskan garis tegak yang menempel pada dinding bukit. Air Terjun ini dikenal sebagai Air Terjun Jurang Nganten.

Ketika kami sampai disana suasananya sepi pengunjung hanya ada beberapa warga setempat yang beraktifitas di sekitar lokasi wisata ini. Tempatnya lumayan tenang, airnya jernih dan terasa dingin, saya langsung membasuh muka dengan air yang sangat sejuk itu guna merelaksasi otot-otot wajah yang tegang.

Suasananya yang tenang dan adem sangat cocok untuk menenangkan diri yang lelah, melepas penat di akhir pekan dan mencari inspirasi untuk dibawa pada senin pagi. Di sekitar air terjun ini banyak terdapat batu-batu besar yang dapat dimanfaatkan untuk sekedar duduk-duduk santai mendekatkan diri dengan alam sembil menikmati suara gemericik air dan ditemani dengan cemilan kecil, ahhhhh rasanya seperti di surga saja.

Saat kami mendaki bukit di sekitar air terjun ini, kami bertemu dengan sosok seorang lekaki paruh baya, dan kami menyempatkan diri untuk ngobrol sejenak perihal Air Terjun ini. Beliau menuturkan, dahulu pada zaman wali ada sepasang pengantin yang tidak direstui oleh orang tua mempelai wanita. Namun mereka tetap melangsungkan pernikahan, kemudian sepasang pengantin baru ini pergi mengendarai kereta, tapi kereta ini tidak ditarik oleh kuda melainkan oleh kerbau.

Mereka pergi menyusuri sungai hingga pada akhirnya mereka terjerumus ke jurang. Jurang tersebut adalah Air Terjun yang kami kunjungi ini. “bekas rodanya itu masih ada di atas sana” Ujar Pak Majuan meyakinkan seraya menunjuk kea rah puncak Air Terjun ini. Itulah asal muasal kenapa air terjun ini disebut dengan Air Terjun Jurang Nganten. Jurang artinya tebing yang terjal dan Nganten adalah Pengantin. Jurang Nganten maksudnya adalah Jurang tempat dimana Pengantin terjerumus.

Terlepas dari asal muasal penamaan air terjun ini. Yang pasti tempat ini sangatlah indah dan sangat saying dilewatkan untuk dikunjungi ketika anda kebetulan lewat atau berwisata ke Jawa Tengah, tepatnya di Desa Bucu Kecamatan Kembang Kabupataten Jepara, Jawa Tengah.

 

===
Foto Oleh: Muh Heri Suryono (Diambil dlam Perjalanan, Program Aku cinta Indonesia detik.com)

Minggu, 15 April 2012

Teknologi Sedang Tak Bersahabat

Sang surya sudah mulai tenggelam dan pulang ke ufuk barat, sementara senja mulai memudar. Di ujung sana, gelap sudah mengintai untuk menggantikan peran siang. Detik jarum jam terus berputar, gelap mulai mengambil posisi sebagai dominasi di permukaan bumi. Mega merah yang menggores langit perlahan mulai pudar, tanda berakhirnya waktu maghrib.
Beberapa kebutuhan yang sudah mulai habis memaksaku untuk bergegas menuju minimarket, aku tidak memperhatiakan berapa rupiah uang yang ada disaku celanaku. Dengan cepat aku langsung saja berbelanja apa-apa yang menjadi kebutuhanku.
"Mau bayar Cash atau pakai Debit Mas?" Sambil menghitung belanjaanku, mbak kasir bertanya.
"Cash aja deh, mbak" Jawabku mantap.
Wah, mbak kasir emang sigap deh, dalam sekejap saja sudah selesai menghitung semua belanjaanku. Sementara aku sudah menyiapkan semua uang yang aku keluarkan dari saku celanaku. Dan ternyata nominal yang disebutkan mbak kasir lebih besar daripada uang yang ada ditanganku, singkatnya uangku kurang.
"Mbak, pake debit aja deh" aku mencari alternatif lain, seraya menyodorkan kartu.
Kartu diterima dengan baik oleh mbak kasir, "Ma'af mas, Kartu Debit "A" sedang ada masalah dengan jaringan", Dikurangi aja mas belanjaannya"
"Waduh mbak, saya butuh semua nih belanjaannya, Pake Debit "B" deh mbak" Aku menyodorkan kartu yang lain.
"Waduh mas,sama aja lagi ada masalah sama jaringan mas"
"Ke ATM aja dulu mas" saran seorang mas-mas yang membayar dikasir sebelah. Hmmm,,, saran yang bagus sih, tapi tidak tepat situasi dan kondisinya, ATM nya Jauh,,,,
Ya sudahlah Akhirnya saya harus mengikuti saran mbak kasir untuk mengurangi belanjaan saya. Tampaknya teknologi memang tengah tidak bersahabat.
Jadi temans,,, harusnya kita ambil pelajaran dari curhata ini ya :-D hehehe... Kalau mau belanja siapkan uang deh, pastiin uang kamu cukup untuk bayar belanjaan yah. Cukup saya aja deh yang ngalamin kejadian memalukan ini, :-D.
Jadi meski ada bermacam cara yang modern, namun ternyata cara tradisional pun tak melulu lebih buruk daripada cara modern, begitu pula sebaliknya, yang modern ternyata tak selalu lebih baik dari hal-hal yang tradisional.
Yang bijak mah, kita harus menyikapi segala sesuatu, dalam segala hal, disetiap waktu dengan pemikiran yang positif dan seimbang. Karena memang segala sesuatu itu selau memiliki dua sisi. Jadi kita mesti bisa untuk memilah-milah mana yang terbaik (*eh kok malah jadi ngelantur kemana-mana inih?)
Udah deh segitu aja dulu ya, ada tambahan dikit noh,, dibawah.

Perhatian...!
Postingan ini telah terkontaminasi dengan Curhatan, bila mengakibatkan tawa jangan salahkan siapa-siapa.

Jumat, 06 Januari 2012

Senyum Penghargaan

Senyum Adalah:Sumber energi terbarukan yang tak akan pernah habis.



Senyuman ini adalah sebuah senyuman yang dibidik oleh Mas Triyono di sela-sela perbincangan hangat. Sebuah senyuman yang tercipta secara otomatis ketika mendengar pendapat orang lain, senyum ini disebut Senyum Penghargaan

Penciptaan sebuah senyuman tidak membutuhkan banyak energi, seseorang hanya perlu menarik beberapa urat wajah untuk menghasilkannya. Dan energi dari sebuah senyuman ini dapat dimanfa'atkan antara lain untuk membangkitkan kebahagiaan, mengusir kesedihan, dan dapat MENCIPTAKAN Senyuman-senyuman lain.
Artinya hanya dari sebuah senyuman, dapat membangkitkan kebahagian dan dapat mengusir kesedihan dari muka bumi ini.
Jadi marilah kita tersenyum, Let'S SMILE. :)

Selasa, 03 Januari 2012

How to Find The Idea(s), and Where They Go?

Ketika seorang penulis (pemula) sudah beberapa waktu tertentu tidak menghasilkan tulisan, atau seorang Blogger (newbie) tidak meng-update blog nya ataupun tidak melakukan posting, biasanya mereka akan melontarkan jawaban yang sama atas satu pertanyaan ini.
“Mengapa tidak menulis?”
Jawabnya: “Gak punya ide” atau “Gak Ada Ide” atau “No Idea” atau dengan kalimat-kalimat lain yang memiliki maksud yang tidak sama tapi senada (pengalaman pribadi) Hehehe,,,
Nah, jika seperti ini kejadiannya, bagaimana mengatasi nya? Baiklah, kali ini saya mau berbagi pengalaman nih tentang Bagaimana Menemukan Ide, dan Kemanakah Mereka (ide) itu Pergi?


Jadi begini, sejatinya otak manusia itu dipenuhi dengan bermacam ide yang berlompatan tak tentu arah, sehingga ide itu tak perlu dicari.
Tapi kenapa terkadang kita masih saja kehabisan ide?
Good Question…! Jawabnya karena ide yang ada dalam otak manusia itu bersifat liar, masih terlalu umum, atau katakanlah masih mentah. Sehingga perlu untuk dirangsang, diolah , dan dikembangkan sehingga bisa menjadi sesuatu, begini caranya:

Melihat sesuatu dengan cara yang berbeda
Lakukanlah sesuatu yang lebih dari sekedar melihat, yakni memperhatikan. Ketika menemui dua ekor ayam yang sedang bertarung, coba pikirkan mengapa mereka bertarung? Jika mereka bias berkata, apa yang akan mereka bicarakan?, Bagaimana merea memulai? Dan seterusnya,,, dan seterusnya,,, sampai kita bayangkan apa yang akan terjadi selanjutnya pada mereka.

Gunakan Panca Indera
Bukan hanya mata yang kita miliki untuk merangsang ide itu menjadi sesuatu. Disuatu pagi yang cerah, coba perhatikan matahari yang tengah berusaha untuk meninggi, perhatikan setiap perubahannya, rasakan sentuhan hangatnya, dengarkan bagaimana angin menyapa kita dengan lembut, hirup dalam-dalam udara pagi yang belum tercemar dan rasakan kesegarnya.

Latihan
Sering-seringlah lakukan kedua hal diatas, Gunakan Panca Indera kita untuk mangamati sesuatu. Dan amatilah sesuatu hal yang biasa secara mendetil, coba untuk mendeskripsikan sesuatu, membandingkan dua hal yang berbeda, menyusun kalimat dari dua kata yang sama sekali berbeda, dan sebagainya.

Tuliskan
Terkadang kita harus merangsang ide dalam otak kita untuk muncul kepermukaan agar dapat diolah menjadi sesuatu. Namun terkadang, mungkin karena faktor internal atau mungkin karena apa yang ada disekitar kita dapat memunculkan ide dengan sendirinya ke permukaan, dan biasanya dia muncul hanya sesaat dan tidak tentu waktunya kemudian dia kembali tenggelam dalam memori otak kita, Oleh karena itu Tuliskanlah ide yang muncul secara tiba-tiba itu agar dapat diolah menjadi sesuatu. Jadi sebenarnya ide itu ada dalam otak kita, tidak pergi kemana-mana, dia hanya timbul dan tenggelam. Maka siapkanlah pena dan secarik kertas dimanapun kita, atau buatlah shortcut notes di homescreen ponsel kita.
Nah itu beberapa pengalaman saya mendapatkan ide, mungkin Sahabat punya pengalaman juga dalam mendapatkan ide, yuk sharing di comment.

sumber gambar: motivasiandi.blogspot.com

Kamis, 22 Desember 2011

Ibu, Cintamu adalah Hidupku



Rasanya seperti tertampar-tampar ketika membaca status teman yang satu ini.



Kalimat yang sederhana tapi sungguh mengena. Membuat saya kembali merenungkan tentang apa yang sudah saya perbuat untuk ibunda tercinta. Aku sadar, apaun yang aku lakukan tidaklah mampu membalas cinta dan kasih sayangnya terhadapku, anaknya.
Dia hanya memberi, memberi dan memberi. Tak pernah sedikitpun beliau berharap akan mendapatkan imbalan. Memang ada yang Ibu harapkan dari ku, anaknya. Sebuah harapan yang sederhana, Ibu hanya berharap agar aku menjadi anak yang sukses, tak pernah ibu berharap agar aku dapat memberikan sesuatu kepadanya. KEBAHAGIAANKU, itulah HARAPAN IBUKU


Dari seberang sana terdengar suara lembutnya yang penuh kadih sayang. Aku ingin tahu kalau kabar beliau baik-baik saja. Ibu sehat dan dia tengah menjalani aktifitasnya, tak pernah lelah, meski usianya sudah memasuki kepala empat.
Ibu sangat mengkhawatirkan aku, beliau menanyakan segala hal tentang diriku. Satu hal yang akan membuatnya tenang adalah ketika Ibu tahu bahwa aku dalam keadaan sehat dan baik-baik saja. Itu hanyalah sebagian kecil ungkapan kasih sayangnya.
Ibu, ma'afkan aku jika belum bisa memenuhi harapanmu. Terimakasih atas segalanya. Cintamu adalah hidupku, kasih sayangmu mengalir dalam nadiku.


Rabu, 21 Desember 2011

Saketi Malimping




Cuaca nampaknya sangat mendukung aktifitas saya hari ini. Sepanjang perjalanan dalam menjalani aktifitas, saya memang selalu disuguhi pemandangan yang indah. Saya sangat bersyukur telah diberika kehidupan di Negeri nan Indah ini, Indonesia. Satu hal lagi, karena aktifitas saya termasuk di daerah, maka saya tidak pernah dipusingkan dengan momok ibukota yang sering dikeluhkan sebagian besar warga Jakarta, MACET.
Ramai, itulah kesan yang saya temui disini, karena memang lokasi kerja saya kali ini dekat dengan pasar tradisional. Sekali lagi, meski di dekat pasar, saya tidak direpotkan dengan kemacetan yang berkepanjangan :).
Saya juga berkesempata untuk makan siang di site ini, menu siang ini cukup sederhana saja, gualai daun singkong dipadu dengan tempe goreng. Menu yang sedrhana khan,,, iya khan,,, (*bukan maksa ya), selain sehat juga adalah untuk menghemat anggaran, hehehe… Untuk rasa sayurnya hm,,,,, kasih nilai apa ya? Hm,,, BIASA aja sih :D . Eits,,, bukan karena menu sederhana ya, tapi pengaruhnya mungkin lebih ke cara masaknya dan bumbunya lho, #demikian.
Tapi intinya saya sangat menikmati pekerjaan saya :)

Sabtu, 17 Desember 2011

Hadapi Pilihan

Terkadang kita merasa takut untuk memulai sesuatu, atau ragu. Ah, hal yang biasa status galau emang lagi tren kan, apalagi di internet lebih spesifiknya di twitter. Disana (linimasa) saya sering banget nemuin twit-twit galau.
Kembali pada keraguan, lantas bagaimana kita menghilangkan keraguan dan ketakutan untuk memulai? Jawabnya cuma satu, BERSEGERAlah untuk memulai.
Tapi lain kasusnya ketika keraguan itu menghampiri kita justru ketika kita dihadapkan pada banyak pilihan (nah lo, galau lagi nih,,,,). Memang tidak mudah untuk mengambil suatu keputusan (Buat yang pernah dihadapkan pada pilihan-pilihan sulit, pasti tahu lah bagaimana rasanya?). Apalagi keputusan yang berkaitan dengan masa depan kita.
Sulit untuk memutuskan afalah ketika kita dihadapkan pada pilihan yang kesemuanya baik. Jika seperti ini kasusnya, maka kesemuanya kembali pada diri kita yang alan menjalani, dan biasanya kepribadian kita juga turut andil dalam pengambilan keputusan.
Seorang yang lebih suka 'cari aman' cenderung memilih segala sesuatu yang sudah nampak. Maksudnya begini, orang-orang tipe ini akan merasa nyaman mengambil pilihan seperti kebanyakan orang, tidak mau ambil resiko. Dalam pekerjaan, orang-orang ini memilih yang sedikit tapi pasti dsripada menghadapi tantangan untuk mendapat yang lebih.
Kebalikan dari tope ini adalah orang-orang yang menyukai tantangan. Orang-orang ini cenderung menyukai ha-hal baru yang mungkin tidak pernah merrka tahu sebelumnya. Ketika dihadapkan pada pilihan, seorang yang menyukai tantangan justru memilih yang tidak pasti daripada mengambil pilihan yang biasa.
Kalau selalu saja bingung dan ragu ketika dihadapkan pada pilihan-pilihan yang sulit, maka tanyakanlah pada sang Pencipta. Bagi orang muslim, ketika dihadapkan pada pilihan yang sulit maka di sunahkan untuk ber Istikharah.
Demikian :)

Kamis, 08 Desember 2011

30 Hari Menulis, Catatan Minggu Pertama


Ready for a New Challenge???
Yup, ini sudah memasuki lembar kedelapan di penghujung tahun 2011 ini. Seperti yang saya ceritakan pada postingan saya sebelumnya mengenai 30 Hari Menulis untuk Desember ini menerapkan Weekly Challenge. Yang mana Challenge untuk minggu pertama temanya adalah '7 Days Writing Story Tales' yang berakhir kemarin.
Seperti yang kita tahu, tujuan dari Gerakan 30 Hari Menulis ini adalah untuk melatih konsistensi kita dalam menulis. Saya sendiri belum bisa tuh, berikut adalah tulisan saya di Challenge ini, (Karena ini dongeng alias cerita fiksi, maka saya memposting tulisan-tulisannya di blog 'Meniti Kata')

Day1- Naga Api
Day2- Ksatria
Day3- Lorong Waktu
Day4- ...
Day5- …
Day6- ...
Day7- Jangan Takut
Waaaaa, ternyata dari 7 hari yang kosong ada 3 hari, emang konsistensi itu mahal ya... :) .
Dalam beberapa tulisan saya mencantukan label [continued,,,] atau [...] itu adalah merupakan cerita yang saya sendiri masih ingin untuk melanjutkannya. Certa-cerita semacam itu saya kategorikan dalam 'Potongan Cerita' di blog Meniti Kata.
Nah untuk challenge minggu kedua ini temanya adalah '7 Days Writing Your Own WiseWords'. Untuk Challenge ini saya akan posting di Blog ini. Yang akan saya tuliskan untuk challenge ini sebenarnya hanyalah kata-kata untuk menyemangati diri sendiri. Jafi jikalau nampak biasa saja, ya memang demikianlah adanya :)
Have nice blogs. :)

Sumber Gambar: fairytalemood.tumblr.com

Selasa, 31 Mei 2011

Indah dari Ketinggian

Memandang Kota Solok dari Ketinggian
Tidak semua hamparan kota Solok seluas 7.146 km2 dapat terjamah oleh sepasng kakiku, namun setidaknya (hampir) seluruh permukaannya dapat terlihat.
Sore itu usai mandi, temanku, Rudi menghampiriku dan mengisyaratkan untuk menikmati hamparan kota Solok dari ketinggian. Bukan, ini bukan dari gedung pencakar langit ataupun dari atas pegunungan. Dia menunjuk kearah besi merah-putih yang berjajar dan mejulang keatas, diantaranya terdapat besi-besi yang saling mnyilang dengan teratur sebagai penopang agar dapat berdiri dengan kokoh.
Meski ditengahnya terdapat tangga untuk mencapai puncaknya, namun kami memilih untuk memanjat melalui salah satu tiangnya. Tak salah memang jika kami memilih untuk memandang seluruh permukaan kota dari ketinggian 50meter. Usaha kami memanjat terbayar dengan pemandangan yang indah. Seolah seluruh kehidupan terekam dari sini.
Meski hanya setinggi 50meter, tapi menikmati pemandangan dari sini jauh lebih asik dibandingkan jika memandangnya dari gedung pencakar langit maupun dari atas pesawat.
Meski cuaca cerah sore itu, namu matahari tak nampak, sehingga kami tak dapat menangkap sang mentari yang sedang berpulang pada malam. Di atas sana suasananya tenang, hanya angin yang tersa dingin membelai seluruh permukaan kulit kami. Saya juga sudah mengunggah beberapa foto yang saya bidik dari atas tower di Facebook.

Selasa, 15 Maret 2011

Wish All The Best is Ours

Sungguh selasa yang bertenaga. Hujan dimana mana. Hari ini penuh dengan hujan. Aku suka hujan. Karena hujan memberi begitu banyak manfat dalam kehidupan. Kalau menurut orang China, hujan itu berhubungan dengan hoki atau keberuntungan. Semoga saja itu ada benarnya. Karna hari ini adalah hari yang sangat special untukku.
Hari ini aku mendapatkan sesuatu dan kehilangan secara bersamaan. Hari ini telah hilang jatahku menjalani usia ke-22, dan mendapati diriku harus memulai lembaran ke-23 kehidupanku.
Aku sangat bersyukur dengan apa yang telah Allah anugerahkan kepadaku selama ini. Aku bersyukur karna sampai saat ini aku masih bisa bersama dengan orang-orang tercinta, bersanding dengan bapak dan ibu serta adikku. Aku bersyukur karena kakakku dan keluarganya kini telah mandiri dan membuatku memiliki 2 orang keponakan yang cantik ?. Singkatnya, aku sangat bahagia karena masih memiliki sebuah keluarga, dan tidak ada yang lebih membahagiakan kecuali mendapati diriku serta orang orang yang ku cintai dalam keadaan sehat.
Aku sadar, masih banyak hal yang belum aku capai sampai saat ini. Banyak mimpi yang belum terwujud, tapi aku takkan berhenti bermimpi, karena dengan impian, hidup akan terasa lebih besemangat. Dan aku tak akan berhenti pada mimpi, tapi aku akan berusaha bangkit dan meraih mimpi-mimpi itu.
Salah satu impian terbesarku adalah membahagiakan ibu dan bapak. Aku sadar, seluruh dunia dan seisinya, tidaklah sepadan jika dibandingkan dengan kasih sayang dan cinta mereka buat ku, hingga aku menjadi seperti sekarang ini. Tapi aku tahu, kebahagiaan mereka bukanlah materi. Kebahagiaan mereka adalah ketika melihat orang orang yang mereka cintai bahagia, kebahagiaan ibu dan bapak adalah ketika anak-anaknya bahagia, ketika anak-anaknya mendapatkan yang terbaik. Terimakasih untuk ketulusan cintamu ibu. Terimakasih untuk semua kasih sayangmu yang ikhlas bapak. Dan ma'afkanlah aku jika belum mampu untuk membuat kalian bahagia.
Ya Allah, anugerahkanlah cintamu pada ibu dan bapakku. Anugerahkanlah mereka kebahagiaan di dunia dan di akhirat kelak, Ya Allah.
Ya Allah, wujudkanlah mimpi-mimpiku jika itu baik untuku, baik untuk ibu dan bapakku, baik untuk keluargaku, baik untuk agamaku, baik untuk bangsa dan negaraku. Ya Allah, tunjukkanlah padaku jalan mana yang Engkau Ridhoi, karena aku ingin hidup dalam naungan Ridhomu. Anugerahkanlah kepadaku Hati yang ikhlas untuk menerima segala sesuatu yang telah Engkau tetapkan untukku. Anugerahkanlah kepada kami negeri yang damai, negeri yang bangsanya hidup rukun berdampingan dalam perbedaan, negeri yang Engkau Ridhoi. Amiin...


Lampung, 15 Maret 2011




Posted from WordPress for Android

Minggu, 31 Oktober 2010

Celebrating Diversity in Pesta Blogger 2010


Perhelatan akbar bertajuk Pesta Blogger ini pertama kali digelar pada 27 Oktober 2007, dan tanggal tersebut kemudian ditetapkan Hari Blogger Nasional. Sejak saat itu Pesta Blogger menjadi ajang tahunan berkumpulnya blogger tanah air. Dan di tiap penyelenggaraannya selalu mengusung tema yaog berbeda.
Dalam pelaksanaan Pesta Blogger pertama mengusung tema Suara Baru Indonesia. Pada tahun 2008 memgangkat Blogging fos Society. One Spirit One Nation menjadi tema pada pelaksanaan Pesta Blogger ke-3 pada 2009 silam.
Seiring berkembangnya teknologi, pengguna internet juga mengalami lonjakan luar biasa. Belum lama ini, situs berita okezone.com dalam rilisnya menyatakan pertumbuhan pengguna internet mencapai 600% per tahunnya. Angka yang mencengangkan ini, otomatis melahirkan beragam minat di jagat maya. Keberagaman ini yang kemudian dirayakan dalam Pesta Blogger+ 2010 yang digelar di Epicentrum Walk di kawasan Rasuna Epicentrum Jl. H R Rasuna Said kav. C22 Kuningan, Jakarta Selatan. Lho kok pake "+"?. Iya, karena memang Pesta Blogger+ 2010 memang tergolong beda dari acara acara sebelumnya. Sekitar 1500 orang yang hadir dalam ajang Kopdar Raya bertajuk Merayakan Keberagaman kali ini terdiri dari para Blogger yang tergabung dalam bermacam komunitas dan minat yang beragam, tweople, facebooker, serta netizens lainnya yang tergabung dalam bermacam media di Jagat Maya. Dan yang gak kalah menariknya adalah ketika aku berkesempatan untuk menjadi bagian dari pelaksamaan Pesta Blogger ini.